Mahanesa Mengaji: Lentera Spiritualitas Mahasiswa Manajemen Pendidikan Unesa
Mp.fip.unesa.ac.id – Jum’at (31/10/25) Komunitas Mahanesa Mengaji resmi didirikan pada 22 Oktober 2024, bertepatan dengan perayaan Hari Santri Nasional. Konsep awalnya muncul dari sekelompok penggiat Al-Qur'an dalam Program Studi S1 Manajemen Pendidikan yang ingin menumbuhkan budaya mengaji serta memahami prinsip-prinsip fiqih di kalangan mahasiswa. Usulan tersebut kemudian diajukan oleh Reza Mahardika, selaku Ketua Himpunan Mahasiswa periode 2023–2024, kepada dosen pembimbing Dr. Mufarrihul Hazin, M. Pd. Dukungan yang kuat dari sisi akademis memastikan komunitas ini resmi terbentuk dan menjadi sarana pembinaan spiritual di Fakultas Ilmu Pendidikan Unesa.
Di bawah kepemimpinan Abdillah Rosyid, mahasiswa angkatan 2024 yang akrab disapa Abdi, Mahanesa Mengaji terus berkembang dengan cita-cita melahirkan mahasiswa yang memiliki kecerdasan intelektual, moralitas, serta jiwa spiritual. Komunitas ini juga berupaya untuk mengembangkan potensi anggotanya berdasarkan minat dan bakat, contohnya melalui peningkatan kemampuan public speaking lewat kegiatan pidato atau pelatihan dai muda. Nama Mahanesa Mengaji memiliki arti untuk memperluas gerakan mengaji di seluruh Fakultas Ilmu Pendidikan dan Unesa melalui kolaborasi antar organisasi.
Setiap hari Rabu, anggota komunitas secara rutin melaksanakan kajian Al-Qur'an yang membahas satu bab fiqih dengan sangat mendalam. Selain aktivitas mengaji, komunitas ini juga gencar mengikuti berbagai lomba islami, seperti Da’i dan Qiroatul Kutub, sebagai bentuk pengembangan potensi keislaman mahasiswa. Sampai saat ini, Mahanesa Mengaji telah menjadi simbol semangat religius dan intelektual di kalangan mahasiswa Manajemen Pendidikan. Diharapkan, komunitas ini terus menjadi teladan bagi mahasiswa lainnya untuk memberikan kontribusi nyata di masyarakat sembari mempertahankan nilai-nilai spiritual yang kukuh.[olv]