OSTRAC MP 2026 Perkuat Kompetensi Kepemimpinan dan Administrasi Pengurus OSIS
mp.fip.unesa.ac.id
– Jumat (12/06/2026) Program Studi
Manajemen Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) kembali
menyelenggarakan Organizing Student Administration and Branding Competition
(OSTRAC) 2026 sebagai ajang pengembangan kompetensi bagi siswa SMA/SMK
sederajat yang aktif dalam Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Kegiatan
berskala nasional ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang
memadukan pelatihan dan kompetisi sehingga peserta dapat mengembangkan
kemampuan kepemimpinan, administrasi organisasi, serta pengelolaan citra
organisasi secara lebih optimal.
Ketua Pelaksana OSTRAC 2026, Nurhernita Edy,
menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kebutuhan peserta didik akan
pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengelolaan organisasi di lingkungan
sekolah. Melalui program ini, peserta memperoleh pembekalan terkait
kepemimpinan, tata persuratan, branding organisasi, serta pengelolaan konflik
dan risiko yang sering dijumpai dalam kegiatan organisasi. Materi yang
diperoleh kemudian diterapkan secara langsung melalui berbagai tantangan yang
telah disiapkan panitia.
Pada pelaksanaannya tahun ini, OSTRAC mengangkat tema “Sinergi
Kepemimpinan Administrasi dan Branding dalam Mewujudkan OSIS Berdaya Saing.”
Tema tersebut diwujudkan melalui sejumlah pembaruan, baik pada materi pelatihan
maupun mekanisme perlombaan. Peserta tidak hanya menerima materi dari para
narasumber, tetapi juga dituntut untuk menganalisis studi kasus yang berkaitan
dengan permasalahan organisasi. Melalui proses tersebut, peserta diajak
mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyusun perencanaan, serta mengelola
program kerja yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Selain itu, peserta juga
diberikan tugas menyusun proposal sebagai sarana untuk melatih kemampuan
administrasi dan penyusunan dokumen organisasi.
Rangkaian kegiatan OSTRAC 2026 terdiri atas dua
tahapan utama. Tahap pertama berupa pelatihan yang berisi materi-materi yang
relevan dengan dinamika organisasi sekolah. Setelah mengikuti pembekalan,
peserta diberikan studi kasus yang harus diselesaikan melalui rancangan program
kerja sebagai solusi atas permasalahan yang dihadapi. Selanjutnya, sepuluh tim
terbaik berhak melaju ke babak final yang diselenggarakan secara langsung di Gedung
Rektorat Universitas Negeri Surabaya. Pada tahap ini, para finalis
mempresentasikan hasil rancangan program kerja mereka di hadapan dewan juri.
Untuk memperluas jangkauan peserta, panitia
memanfaatkan berbagai media informasi, seperti Instagram, WhatsApp, dan
jaringan media partner. Selain promosi secara daring, sosialisasi juga
dilakukan secara langsung ke sejumlah sekolah di Surabaya dan daerah
sekitarnya. Langkah tersebut dilakukan agar informasi mengenai OSTRAC dapat
menjangkau lebih banyak siswa dari berbagai wilayah di Indonesia.
Tingginya minat peserta terlihat dari jumlah pendaftar
yang mengalami peningkatan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya. Antusiasme
tersebut juga tampak selama pelaksanaan kegiatan, baik pada tahap pelatihan
maupun saat kompetisi berlangsung. Dukungan dari berbagai pihak, termasuk
sponsor, media partner, dan sivitas akademika kampus, turut menjadi faktor yang
mendukung keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini.
Melalui OSTRAC 2026, peserta diharapkan mampu
meningkatkan kemampuan dalam mengelola organisasi sekolah, memperkuat jiwa
kepemimpinan, serta membangun komunikasi dan kerja sama yang lebih baik dalam
kepengurusan OSIS. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana
untuk menambah wawasan, meningkatkan motivasi berorganisasi, dan mempersiapkan
peserta dalam menghadapi berbagai tantangan yang muncul dalam kehidupan
organisasi. Ke depan, OSTRAC diharapkan terus berkembang dengan menghadirkan
inovasi yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda serta memberikan kontribusi
positif bagi pengembangan Program Studi Manajemen Pendidikan dan Universitas
Negeri Surabaya. [art]
